Senin, 08 Juni 2015

Bank SumselBabel Kembali Tak Berdaya

_MG_1188
PROBOLINGGO – Palembang Bank SumselBabel kembali tidak berdaya setelah dikalahkan juara bertahan Surabaya Samator 1-3 (15-25, 25-21, 23-25, 24-26) pada hari pertama Pertamina Proliga 2015 putaran kedua pekan kedua yang berlangsung di GOR Mastrip Probolinggo, Jumat (13/3/2015).
Akibat kekalahan ini, pasukan Mashudi semakin berat untuk maju ke babak empat besar (final four). Dengan nilai empat dari hasil sekali menang dan tujuh kali kalah, Bank SumselBabel memang masih bisa melangkah ke final four. Asalkan, sisa satu laga melawan Jakarta Electric PLN di Jakarta, 22 Maret 2015 mendatang bisa menang. Akan tetapi, itu dengan catatan jika Jakarta BNI 46 dikalahkan Jakarta Electric PLN, Sabtu (14/3/2015) di GOR Mastrip Probolinggo dan juga dikalahkan Jakarta Pertamina Energi (22/3/2015).
“Yah, kami akan tetap berusaha, walaupun peluang kami sangat tipis lolos ke final four. Kami tetap fight,” kata Mashudi yang pernah membawa Bank SumselBabel juara 2011 dan 2013.
Menurut dia, tim asuhannya sulit mengembangkan permainan saat menghadapi Samator. Tim asuhannya cukup lemah dalam penerimaan receive. “Receive kami cukup lama. Dalam latihan kami banyak melakukan receive. Tapi di lapangan menjadi salah satu kunci kelemahan,” ujar Mashudi.
Sementara itu, pelatih Surabaya Samator, Ibarsjah Djanu Tjahyono mengatakan tetap akan berusaha untuk mendapatkan poin sempurna di Probolinggo, meski sudah memastikan diri ke final four. “Tekad kami di Probolinggo ini mendapatkan nilai sempurna yang berarti kami harus menang dua pertandingan,” tambah Ibarsjah.
Di kandang sendiri di Probolinggo, Samator masih menyisakan menghadapi tim kuat Jakarta Pertamina Energi, Minggu (15/3/2015). “Kami bersaha untuk menang terus di putaran kedua ini agar kami bisa menjadi juara putaran pertama,” tukas Ibar, nama panggilannya.
Klasemen sementara putra:
1. Jakarta Electric PLN                        5     4     1      12
2. Jakarta Pertamina Energi              5     3     2      10
3. Surabaya Samator                           6     4     2      10
4. Jakarta BNI 46                                5      2     3      6
5. Plbg Bank SumselBabel                 7      1     6       4.

Putra BNI Menang, Bank Sumsel Tersingkir

bni vs pln
PROBOLINGGO – Tim putra Jakarta BNI 46 memastikan diri melangkah ke babak empat besar (final four) Pertamina Proliga 2015, setelah memetik kemenangan 3-2 (25-23, 25-19, 23-25, 27-29, 15-11) atas Jakarta Electric PLN pada hari kedua putaran kedua pekan kedua di GOR Mastrip Probolinggo, Sabtu (14/3/2015).
Hasil pertandingan itu sekaligus menyingkirkan Palembang Bank SumselBabel bersaing lolos ke empat besar. Dengan poin delapan, posisi BNI 46 tak mungkin terkejar lagi. Pasalnya, meski menang 3-0 atau 3-1 melawan Jakarta Electric PLN di Jakarta, Sabtu (21/3/2015), tak mungkin lagi bisa mengejar perolehan dari BNI. Apalagi, BNI 46 masih menyisakan dua pertandingan yakni melawan Surabaya Samator (21/3/2015) dan Jakarta Pertamina Energi (22/3/2015).
Dengan demikian, empat tim putra sudah dipastikan lolos ke final four. Selain BNI 46, tiga tim lainnya yakni Jakarta Electric PLN, Jakarta Pertamina Energi, dan Surabaya Samator.
Klasemen sementara putra:
1. Jakarta Electric PLN                     6       4      2      13
2. Jakarta Pertamina Energi           5       3      2      10
3. Surabaya Samator                        6       4      2      10
4. Jakarta BNI 46                             6        3     3       8
5. Plbg Bank SumselBabel             7        1      6        4.

Putri BNI Kalah, Peluang Petrokimia Tetap Terbuka

bni-pln pi
PROBOLINGGO – Tim putri Jakarta Electric PLN kembali memetik nilai sempurna berkat kemenangan 3-1 (25-19, 15-25, 25-16, 25-14) atas Jakarta BNI 46 pada hari ketiga Pertamina Proliga 2015 putaran kedua pekan kedua yang berlagsung di GOR Mastrip Probolinggo, Minggu (15/3/2015).
Kemenangan Berlian Marshella dan kawan-kawan itu tetap membuka peluang Gresik Petrokimia ke babak empat besar. BNI 46, Petrokimia dan Bank DKI sama-sama memiliki peluang satu tempat untuk bisa maju ke babak empat besar (final four). “Tiga tim masih memiliki peluang yaitu BNI, Bank DKI dan Petrokimia. Kita (BNI) masih punya dua sisa pertandingan yakni melawan PGN Popsivo dan Pertamina. Kalau ingin menang kita harus buktikan dengan bermain lebih baik,” kata pelatih Jakarta BNI 46, Svetlana Ilic kepada wartawan usai pertandingan.
Melawan Electric PLN, pelatih asal Serbia itu mengungkapkan kalau tim asuhan Tien Mei itu bermain lebih bagus dari timnya.
Sementara itu, asisten pelatih Jakarta Electric PLN, Risco Herlambang, mengaku kalau BNI 46 tampil cukup bagus di set kedua. “Sehingga kami susah untuk berkembang set kedua. Anak-anak kesulitan menerima servis dari BNI. Mereka bagus servisnya, kita lemah di dalam receive,” tandas Risco.
Menghadapi final four, timnya yang sudah memastikan lolos telah merencanakan strategi khusus. “Saat ini kita hanya menjaga ritme, insya Allah kita mengejar juara putaran kedua,” tutur mantan libero nasional pertama ini.
Sedangkan toser Jakarta Electric PLN, Tri Retno Mutiara Lutfi, menyatakan sudah siap susah seperti pada set kedua.

Pertarungan Penuh Gengsi di Jakarta

_MG_8873
JAKARTA – Babak reguler kompetisi bola voli Pertamina Proliga 2015 segera berakhir dengan digelarnya laga pamungkas di Kota Jakarta, 20-22 Maret 2015 ini. Pertandingan yang akan dilaksanakan di Gedung Basket  Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, ini menjadi laga penutup rangkaian babak reguler yang sebelumnya telah digelar di Balikpapan, Palembang, Malang, Gresik, dan Probolinggo.
Di bagian putra, satu tim sudah harus gagal ke babak empat besar, yaitu Palembang Bank SumselBabel. Ini merupakan kegagalan pertama bagi tim juara 2011 dan 2013. Sebelumnya, satu-satunya tim dari luar Pulau Jawa ini tidak pernah gagal ke empat besar.
Andaikan  meraih poin penuh di Jakarta, nilai Bank SumselBabel tidak akan mampu melewati peringkat keempat, yang saat ini ditempati Jakarta BNI 46. Nilai 8 yang dimiliki BNI sudah tidak mungkin lagi dilampaui Bank SumselBabel (nilai 4).
Di bagian putri, tiga tim sudah memastikan diri ke babak empat besar. Ketiga tim adalah Jakarta Electric PLN, Jakarta PGN Popsivo, dan Jakarta Pertamina Energi. Jakarta BNI 46 dan Gresik Petrokimia akan bersaing ke empat besar. BNI mendulang nilai 15. Nilai tim mantan juara ini masih bisa disamai oleh Gresik Petrokimia, peringkat kelima. Petrokimia, tim yang tidak pernah absen berlaga di Proliga ini, mengoleksi nilai 9.
Bila ingin lolos ke empat besar, Petrokimia harus menang dengan nilai sempurna di Jakarta. Namun, itu pun dengan catatan, BNI gagal total di Ibukota. Petrokimia akan menghadapi dua tim yang telah gagal ke babak empat besar, yakni Manokwari Valeria Papua Barat (Sabtu, 21/3/2015) dan tuan rumah Jakarta Bank DKI, Minggu (22/3/2015). Sedangkan BNI harus bertemu tim kuat, Jakarta Pertamina Energi pada Jumat (20/3/2015) dan Jakarta PGN Popsivo, Sabtu (21/3/2015).
“Dapat dipastikan, kedua tim yang sama-sama ingin lolos ke empat besar akan bermain mati-matian. Ini menjadi pertarungan yang sangat menarik. Petrokimia, meskipun nilainya terpaut jauh, masih punya peluang. Berat memang, tetapi semua bisa terjadi.  BNI hanya perlu 1 poin untuk lolos, namun bukan berarti itu mudah didapat.  Yang jelas, laga ini penuh gengsi dan tidak ada yang mau mengalah,” kata Direktur Proliga Hanny Surkatty.
Hanny juga menyoroti bagian putra. Meskipun bukan laga penentu ke babak empat besar, pertandingan di Jakarta tetap penuh gengsi. “Semua tim yang lolos ke babak empat besar masih mempunyai peluang yang sama untuk menjadi juara putaran kedua. Jadi, pertarungan di bagian putra masih akan tetap ketat,” ujar Hanny.
Manajer Jakarta Bank DKI Zulfarshah mengatakan, walau sudah tidak mempunyai peluang ke babak empat besar, timnya akan memberikan perlawanan yang ketat di dua laga terakhir. Selain melawan Petrokimia, Bank DKI menghadapi Popsivo, Jumat (20/3/2015).
“Sebagai tuan rumah, kami tetap akan bermain penuh semangat. Kami akan mengeluarkan permainan terbaik kami. Kami ingin memuaskan pendukung kami,” kata mantan pemain nasional ini.

Putri BNI 46 ke Final Four, Petrokimia Tersingkir

_MG_1953
JAKARTA – Tim putri Jakarta BNI 46 dipastikan lolos ke final four Pertamina Proliga 2015 setelah perolehan angkanya tidak mungkin lagi terkejar dari pesaing terdekatnya Gresik Petrokimia dari urutan keempat klasemen sementara. Kepastian itu ditentukan setelah Novriali Yami dan kawan-kawan sukses menggilas Jakarta Pertamina Energi 3-1 (23-25, 25-20, 25-22, 25-22) pada laga pembuka putaran kedua pekan ketiga di Gedung Basket, Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Jumat (20/3/2015).
Dengan tambahan tiga angka itu, BNI 46 tetap bercokol di urutan keempat dengan 18 poin dari 11 laga. Pasukan Svetlana Ilic unggul sembilan angka dari Gresik Petrokimia dari 10 laga. Artinya, apa pun hasil yang diraih Petrokimia dalam dua laga di Jakarta ini, tidak akan mengubah posisi BNI 46 di urutan keempat atau batas aman menuju final four.  Petrokimia bakal menghadapi Manokwari Valeria Papua Barat, Sabtu (21/3/2015) dan Jakarta Bank DKI, Minggu (22/3/2015).
BNI 46 sendiri secara mengejutkan mampu menaklukkan Pertamina 3-1 setelah mengalami tekanan yang cukup besar pasca berakhirnya seri Probolinggo, akhir pekan lalu. Apalagi BNI 46 sempat tertinggal lebih dulu pada set pertama dengan skor 23-25. Namun, buruknya performa Pertamina, mampu dimanfaatkan BNI 46 untuk bangkit dan memetik kemenangan secara beruntun di tiga set berikutnya, yakni 25-20, 25-22, dan 25-22. Hasil itu sekaligus menahan posisi Pertamina di urutan ketiga dengan 21 poin dari 11 laga. Pada pertandingan di Probolinggo pekan sebelumnya, Pertamina juga takluk 0-3 atas Gresik Petrokimia.
“Percaya atau tidak, saya juga terkejut melihat penampilan anak-anak pada pertandingan kali ini setelah apa yang terjadi di Probolinggo. Kami tampil dengan tekanan yang cukup besar karena wajib menang melawan Pertamina agar bisa lolos ke final four. Tapi sebuah pertandingan memang bukanlah matematika dan kita bisa mengalahkan mereka. Yang pasti saya bangga dengan permainan anak-anak, bukan hanya karena kita menang, tapi juga karena kita lolos ke final four,” kata pelatih Svetlana Ilic usai pertandingan kepada wartawan.
Di final four mendatang, Svetlana Ilic mengatakan akan ada strategi khusus untuk meningkatkan performa anak-anak asuhnya dari segi teknik dan kekompakkan. Sedangkan pelatih Pertamina, Oktavian berharap kedatangan Tapaphaipun Chaisri pada final four, bisa mengembalikan rasa percaya diri anak-anak asuhnya. “Saya juga tidak tahu kenapa permainan kita hari ini sangat jelek sekali. Kami tidak melepas, tapi karena kita memang tampil sangat buruk,” kata pelatih Jakarta Pertamina Energi,  Oktavian.
“Komang (Bumi Rekta) sempat muntah-muntah dan sakit kepala sebelum pertandingan sehingga kami banyak mengandalkan Zara (Alfa Lautania) yang belum begitu pengalaman. Kemudian Malika (Khatong) tampil tidak seperti saat-saat pertama kali dia datang ke Indonesia. Saya juga bingung kadang-kadang anak-anak bisa bermain bagus sekali, tapi juga bisa tampil jelek sekali. Mudah-mudahan kedatangan ‘mbami’ (Tapaphaipun Chaisri) bisa mengembalikan rasa percaya diri anak-anak lagi,” tukas Oktavian.

Rekor Manokwari Pecah

_MG_9850
JAKARTA – Rekor tak pernah menang yang disandang Man0kwari Valeria Papua Barat akhirnya pecah juga. Pada laga kesebelas, melawan Gresik Petrokimia, tim asuhan Munawar itu menang 3-2 (18-25, 25-22, 21-25, 25-16, 15-8) pada hari kedua putaran kedua Pertamina Proliga 2015 pekan kedua di Gedung Basket Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, Sabtu (21/3/2015).
Pelatih Manokwari Valeria Papua Barat, Munawar mengaku gembira hasil kemenangan tersebut meskipun sudah tidak mempengaruhi ke putaran empat besar. “Apapun, saya merasa senang anak-anak bisa menang, walaupun sudah tidak ada pengaruhnya,” ujar Munawar kepada wartawan usai pertandingan.
Menurut dia, anak asuhnya tidak patah semangat untuk mendapat kemenangan. “Kita memang tidak pernah, tapi beberapa kali hampir menang meski akhirnya kalah. Tapi upaya anak-anak untuk menang itu yang saya apresiasi,” tambah Munawar.
Gresik Petrokimia sendiri yang sudah tidak memiliki peluang lagi ke putaran empat besar, setelah Jakarta BNI 46 memastikan lolos ke final four dengan mengalahkan Jakarta Pertamina Energi 3-1 (20/3/2015). “Kami tidak lagi memiliki peluang ke final four, anak-anak jadi tidak bersemangat lagi,” tutur pelatih Gresik Petrokimia, Taufik Hidayat.

Surabaya Samator Juara Putaran Dua

_MG_3153
JAKARTA – Juara bertahan Surabaya Samator menjuarai putaran kedua Pertamina Proliga 2015 setelah menundukkan Jakarta BNI 46 dengan 3-0 (25-21, 25-23, 25-22) pada hari kedua yang berlangsung di Gedung Basket Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, Sabtu (21/3/2015).
Di putaran kedua, tim asuhan Ibasyah Djanu ini belum terkalahkan dari empat laga dan memperoleh nilai sebelas, selisih enam poin dengan peringkat kedua, Jakarta Electric PLN. Namun, tim asuhan Putut Marhaento itu masih memiliki satu pertandingan, sementara Samator sudah menyelesaikan pertandingan di putaran kedua. Seandainya Jakarta Electric PLN menang dari Palembang Bank SumselBabel 3-0 atau 3-1 tidak dapat mengejar poin Samator.
Akan tetapi, untuk klasemen putra putaran satu dan dua, Jakarta Electric PLN masih memimpin. Samator dan PLN sama-sama mengeoleksi nilai 16. Namun, PLN memiliki kelebihan satu pertandingan. Juara putaran satu yakni PLN, sulit untuk dilewati Samator.
Dengan meraih gelar juara putaran kedua, Samator mendapat hadiah uang pembinaan Rp 15 juta.
Klasemen sementara putaran kedua putra:
1. Surabaya Samator               4          4          0          11
2. Jakarta Electric PLN          3          1           2          5
3. Jakarta BNI 46                    3          2          1           4
4. Jkt Pertamina Energi         3          1          2          3
5. Plbg Bank SumselBabel     3          0         3          1.