Senin, 08 Juni 2015

Putri BNI 46 ke Final Four, Petrokimia Tersingkir

_MG_1953
JAKARTA – Tim putri Jakarta BNI 46 dipastikan lolos ke final four Pertamina Proliga 2015 setelah perolehan angkanya tidak mungkin lagi terkejar dari pesaing terdekatnya Gresik Petrokimia dari urutan keempat klasemen sementara. Kepastian itu ditentukan setelah Novriali Yami dan kawan-kawan sukses menggilas Jakarta Pertamina Energi 3-1 (23-25, 25-20, 25-22, 25-22) pada laga pembuka putaran kedua pekan ketiga di Gedung Basket, Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Jumat (20/3/2015).
Dengan tambahan tiga angka itu, BNI 46 tetap bercokol di urutan keempat dengan 18 poin dari 11 laga. Pasukan Svetlana Ilic unggul sembilan angka dari Gresik Petrokimia dari 10 laga. Artinya, apa pun hasil yang diraih Petrokimia dalam dua laga di Jakarta ini, tidak akan mengubah posisi BNI 46 di urutan keempat atau batas aman menuju final four.  Petrokimia bakal menghadapi Manokwari Valeria Papua Barat, Sabtu (21/3/2015) dan Jakarta Bank DKI, Minggu (22/3/2015).
BNI 46 sendiri secara mengejutkan mampu menaklukkan Pertamina 3-1 setelah mengalami tekanan yang cukup besar pasca berakhirnya seri Probolinggo, akhir pekan lalu. Apalagi BNI 46 sempat tertinggal lebih dulu pada set pertama dengan skor 23-25. Namun, buruknya performa Pertamina, mampu dimanfaatkan BNI 46 untuk bangkit dan memetik kemenangan secara beruntun di tiga set berikutnya, yakni 25-20, 25-22, dan 25-22. Hasil itu sekaligus menahan posisi Pertamina di urutan ketiga dengan 21 poin dari 11 laga. Pada pertandingan di Probolinggo pekan sebelumnya, Pertamina juga takluk 0-3 atas Gresik Petrokimia.
“Percaya atau tidak, saya juga terkejut melihat penampilan anak-anak pada pertandingan kali ini setelah apa yang terjadi di Probolinggo. Kami tampil dengan tekanan yang cukup besar karena wajib menang melawan Pertamina agar bisa lolos ke final four. Tapi sebuah pertandingan memang bukanlah matematika dan kita bisa mengalahkan mereka. Yang pasti saya bangga dengan permainan anak-anak, bukan hanya karena kita menang, tapi juga karena kita lolos ke final four,” kata pelatih Svetlana Ilic usai pertandingan kepada wartawan.
Di final four mendatang, Svetlana Ilic mengatakan akan ada strategi khusus untuk meningkatkan performa anak-anak asuhnya dari segi teknik dan kekompakkan. Sedangkan pelatih Pertamina, Oktavian berharap kedatangan Tapaphaipun Chaisri pada final four, bisa mengembalikan rasa percaya diri anak-anak asuhnya. “Saya juga tidak tahu kenapa permainan kita hari ini sangat jelek sekali. Kami tidak melepas, tapi karena kita memang tampil sangat buruk,” kata pelatih Jakarta Pertamina Energi,  Oktavian.
“Komang (Bumi Rekta) sempat muntah-muntah dan sakit kepala sebelum pertandingan sehingga kami banyak mengandalkan Zara (Alfa Lautania) yang belum begitu pengalaman. Kemudian Malika (Khatong) tampil tidak seperti saat-saat pertama kali dia datang ke Indonesia. Saya juga bingung kadang-kadang anak-anak bisa bermain bagus sekali, tapi juga bisa tampil jelek sekali. Mudah-mudahan kedatangan ‘mbami’ (Tapaphaipun Chaisri) bisa mengembalikan rasa percaya diri anak-anak lagi,” tukas Oktavian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar