JAKARTA – Tim putri
Jakarta BNI 46 dipastikan lolos ke final four Pertamina Proliga 2015
setelah perolehan angkanya tidak mungkin lagi terkejar dari pesaing
terdekatnya Gresik Petrokimia dari urutan keempat klasemen sementara.
Kepastian itu ditentukan setelah Novriali Yami dan kawan-kawan sukses
menggilas Jakarta Pertamina Energi 3-1 (23-25, 25-20, 25-22, 25-22) pada
laga pembuka putaran kedua pekan ketiga di Gedung Basket, Gelora Bung
Karno Senayan, Jakarta, Jumat (20/3/2015).
Dengan tambahan tiga
angka itu, BNI 46 tetap bercokol di urutan keempat dengan 18 poin dari
11 laga. Pasukan Svetlana Ilic unggul sembilan angka dari Gresik
Petrokimia dari 10 laga. Artinya, apa pun hasil yang diraih Petrokimia
dalam dua laga di Jakarta ini, tidak akan mengubah posisi BNI 46 di
urutan keempat atau batas aman menuju final four. Petrokimia bakal
menghadapi Manokwari Valeria Papua Barat, Sabtu (21/3/2015) dan Jakarta
Bank DKI, Minggu (22/3/2015).
BNI 46 sendiri secara
mengejutkan mampu menaklukkan Pertamina 3-1 setelah mengalami tekanan
yang cukup besar pasca berakhirnya seri Probolinggo, akhir pekan lalu.
Apalagi BNI 46 sempat tertinggal lebih dulu pada set pertama dengan skor
23-25. Namun, buruknya performa Pertamina, mampu dimanfaatkan BNI 46
untuk bangkit dan memetik kemenangan secara beruntun di tiga set
berikutnya, yakni 25-20, 25-22, dan 25-22. Hasil itu sekaligus menahan
posisi Pertamina di urutan ketiga dengan 21 poin dari 11 laga. Pada
pertandingan di Probolinggo pekan sebelumnya, Pertamina juga takluk 0-3
atas Gresik Petrokimia.
“Percaya atau tidak, saya juga terkejut melihat penampilan
anak-anak pada pertandingan kali ini setelah apa yang terjadi di
Probolinggo. Kami tampil dengan tekanan yang cukup besar karena wajib
menang melawan Pertamina agar bisa lolos ke final four. Tapi sebuah
pertandingan memang bukanlah matematika dan kita bisa mengalahkan
mereka. Yang pasti saya bangga dengan permainan anak-anak, bukan hanya
karena kita menang, tapi juga karena kita lolos ke final four,” kata
pelatih Svetlana Ilic usai pertandingan kepada wartawan.
Di final four mendatang, Svetlana Ilic mengatakan akan ada
strategi khusus untuk meningkatkan performa anak-anak asuhnya dari segi
teknik dan kekompakkan. Sedangkan pelatih Pertamina, Oktavian berharap
kedatangan Tapaphaipun Chaisri pada final four, bisa mengembalikan rasa
percaya diri anak-anak asuhnya. “Saya juga tidak tahu kenapa permainan
kita hari ini sangat jelek sekali. Kami tidak melepas, tapi karena kita
memang tampil sangat buruk,” kata pelatih Jakarta Pertamina Energi,
Oktavian.
“Komang (Bumi Rekta) sempat muntah-muntah dan sakit kepala
sebelum pertandingan sehingga kami banyak mengandalkan Zara (Alfa
Lautania) yang belum begitu pengalaman. Kemudian Malika (Khatong) tampil
tidak seperti saat-saat pertama kali dia datang ke Indonesia. Saya juga
bingung kadang-kadang anak-anak bisa bermain bagus sekali, tapi juga
bisa tampil jelek sekali. Mudah-mudahan kedatangan ‘mbami’ (Tapaphaipun
Chaisri) bisa mengembalikan rasa percaya diri anak-anak lagi,” tukas
Oktavian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar