Senin, 08 Juni 2015

Putra-Putri PLN Buktikan Siklus Lima Tahunan

_MG_3962
YOGYAKARTA – Putra dan putri Jakarta Electric PLN mampu membuktikan siklus lima tahunan dengan ‘mengawinkan gelar’ Pertamina Proliga 2015 setelah mengalahkan lawan-lawan mereka pada partai final di GOR Among Rogo, Yogyakarta, Minggu (19/4/2015). Sebelumnya, baru Jakarta BNI 46 yang mampu mengawinkan gelar pada 2005 dan 2010.
Sejak digelar pada tahun 2002 silam, baru Jakarta BNI 46 yang mampu meraih gelar secara bersamaan di kelompok putra dan putri. Uniknya, hal itu dilakukan dalam siklus lima tahunan, yakni pada tahun 2005 dan 2010. Tahun ini, siklus lima tahunan itu kembali diwujudkan oleh Electric yang akhirnya menjadi juara secara bersamaan, yakni di kelompok putra dan putri. Putra Electric berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Surabaya Samator 3-0 (25-19, 28-26, dan 25-22).
Ini adalah pertama kalinya putra Electric berhasil menjadi juara setelah prestasi tertinggi yang bisa mereka raih hanyalah menjadi peringkat ketiga dalam sejarah Proliga, yakni tahun 2014 lalu. “Bisa mempersembahkan gelar pertama untuk Electric tentu sebuah prestasi yang luar biasa. Tapi ini bukan hasil dari kerja keras saya sendiri, tapi juga anak-anak yang tampil luar biasa. Untuk itu saya juga berterima kasih kepada anak-anak,” tandas pelatih putra Jakarta Electric PLN, Putut Marhaento, usai pertandingan.
Di kelompok putri, Maria Jose dan kawan-kawan sukses menjadi juara dengan membungkam Jakarta PGN Popsivo 3-1 (23-25, 25-16, 27-25, 25-16). Gelar itu sekaligus menjadikan Maria Jose cs sebagai satu-satunya kolektor trofi terbanyak di kelompok putri. Pasalnya, hanya putri Electric yang mampu menjadi juara sebanyak empat kali setelah tahun 2004, 2009, dan 2011, disusul Bandung Artdeco Bank Jabar (2), Jakarta BNI 46 (2), Surabaya Bank Jatim (2), dan Popsivo (2).
“Syukur Alhamdulillah kita bisa menjadi juara setelah melewati berbagai perjuangan yang panjang. Saya sempat khawatir setelah melihat peramainan anak-anak pada set pertama. Apalagi Tri Retno Mutiara baru bergabung dengan tim setelah mengikuti Ujian Nasional (UN). Beruntung, kita bisa melewati set kedua, ketiga, dan keempat dengan baik,” kata asisten pelatih putri Electric, Risco Herlambang yang ogah ambil pusing terkait prokontra yang mengarah kepada Aprilia S Manganang.
Menurutnya, segala permasalahan yang menimpa spiker putri Electric itu akan berakhir jika ia masuk dalam skuad Timnas bola voli untuk berlaga di SEA Games Singapura, bulan Juni mendatang. Pada pertandingan sebelumnya, putra dan putri Pertamina berhasil menaklukkan BNI 46 dengan skor 3-0 untuk menempati urutan ketiga. Di Kelompok putra, Pertamina menang 25-19, 25-22, dan 25-19, sementara di kelompok putri, menang 25-15, 25-18, dan 25-21.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar