BANDUNG, 2 April 2015 -Kompetisi bola voli Pertamina Proliga 2015 sudah memasuki babak final four. Setelah bersaing ketat pada putaran pertama dan kedua, akhirnya terpilih empat tim putra dan putri.
Babak final four pertama akan digelar di Gedung Olahraga C-Tra Arena Bandung, 3-5 April 2015. Selanjutnya, babak empat besar kedua akan dilaksanakan di Hal A Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, 10-12 April.
Di bagian putri, empat kontestan yang akan bersaing semuanya berasal dari Jakarta. Keempatnya adalah Jakarta PGN Popsivo, Jakarta Electric PLN, Jakarta Pertamina Energi, dan Jakarta BNI 46.
Di bagian putra, juara bertahan Surabaya Samator akan bersaing dengan Jakarta Electric PLN, Jakarta BNI 46, dan Jakarta Pertamina Energi.
“Memasuki babak empat besar, boleh dikatakan semua laga adalah final. Semua tim ingin segera mungkin mendapatkan tiket ke final. Tentu tidak mau ada yang mengalah. Jadi, laga seru dan menegangkan akan tersaji,” kata Direktur Proliga Hanny Surkatty.
Menurut Hanny, kalah berarti tim harus bekerja keras untuk memenangi laga-laga berikutnya. Sebaliknya, tim yang menang akan mempunyai tabungan poin untuk melenggang ke babak final.
Selain itu pula, di babak final four ini akan memperebutkan uang pembinaan Rp 40 juta masing-masing bagi tim juara putra dan putri, dari jumlah total Rp 1 miliar hingga final.
Di samping itu, dari babak final four hingga final, menurut Hanny, akan dipilih pemain-pemain terbaik di posisi masing-masing. “Penilaian pemain the best itu bukan hanya ditentukan dari teknis saja, melainkan juga dari perilaku di lapangan. Kalau perilakunya tidak baik selama berlangsung final four hingga final, langsung dicoret,” tambah Hanny.
Partai puncak akan digelar di Yogyakarta, 19 April. “Saya tidak melihat tim lemah di babak empat besar. Semua tim mempunyai peluang sama untuk ke final. Tinggal siapa yang lebih siap di lapangan, yang akan menang,” katanya.
Hanny menilai, tim peringkat pertama klasemen akhir tidak menjadi jaminan untuk mudah ke final. Begitu pula dengan tim peringkat keempat, belum tentu akan menjadi lumbung nilai bagi tim-tim lain.
“Semua tim sudah mempersiapkan diri dengan baik selama beberapa hari libur. Jadi, sekali lagi, siapa yang lebih siap di lapangan, dia yang akan menang,” ujarnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar